7 Cagar Budaya Baru di Ajukan Pemkot Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) akan meluncurkan buku sejarah tentang Kota Tangerang. Buku yang disusun oleh akademisi itu akan memuat Kota Tangerang mulai dari jaman prasejarah sampai sejarah pemerintahannya.

Kasie sejarah dan pelestarian pada Disbudpar, Jajat Jafar mengatakan, buku sejarah Kota Tangerang disusun oleh akademisi Mukti Ali yang juga mantan Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Banten. Keberadaan buku tersebut sebagai media informasi sejarah kepada masyarakat khususnya generasi muda.

"Buku sejarah sangat bermanfaat sebagai bahan pembelajaran pelajar guna mengetahui seperti apa Kota Tangerang saat prasejarah, Saat kemerdekaan serta proses pemekaran dari daerah induknya yakni Kabupaten Tangerang," kata dia .

Ia menjelaskan berdasarkan isi buku yang telah disusun menunjukan Kota Tangerang sebagai daerah perdagangan dengan keberadaan Sungai Cisadane yang menjadi sarana transportasi saat itu. Potensi alam berupa sungai Cisadane dapat menginspirasi masyarakat agar menjaga dan merawatnya.

"Pemahaman sejarah masa lalu akan memotivasi masyarakat untuk semakin mencintai Kotanya," kata dia.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Sacrhudin berharap agar masyarakat bisa mengetahui sejarah dari setiap pembangunan kota ini dari awal hingga sekarang. Oleh karena itu, Pemkot akan melakukan penataan cagar budaya dan juga merapihkan potensi yang ada untuk genarasi akan datang.

Kemudian, sejarah kota tangerang juga amat penting agar pembangunan di masa depan bisa mendapatkan gambaran dari awalnya kota ini terbentuk. Sebab, Kota Tangerang merupakan daerah yang unik dengan segala potensi yang ada.

(rlshms/hmspdamtb)