BPPSPAM: Pemda Jadikan Buku Kinerja Penyelenggara SPAM Acuan Pembangunan Layanan ZAMP

Ketua Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum, Bambang Sudiatmo meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menjadikan  Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM sebagai acuan pembangunan peningkatan layanan air minum kepada masyarakat. 

Beberapa perencanaan peningkatan layanan air minum yang dapat dikembangkan dari data Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SAPM yaitu rencana kerja sama  investasi pengembangan SPAM, alokasi dana APBN, APBD atau alternatif pembiayaan untuk membangun, merehab dan pemanfaatan idle capacity untuk meningkatkan cakupan pelayanan atau penurunan tingkat kehilangan air (non revenue water/NRW) dan penerapan  layanan Zona Air Minum Prima (ZAMP).

"BPPSPAM telah mendetailkan semua capaian kinerja PDAM dari aspek keuangan sampai aspek operasional sehingga dapat dimanfaatkan oleh Pemda dan stakeholder lain  sebagai acuan untuk membuat perencanaan dan pembangunan peningkatan layanan air minum di daerah termasuk  ZAMP," kata Bambang.

Secara teknis untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah.  Hal tersebut dibuktikan dengan data bahwa dari 380 BUMD Penyelenggara SPAM yang dinilai BPPSPAM,  baru 8 PDAM yang memiliki layanan tersebut. Salah satunya adalah PDAM Kabupaten Bogor yang telah menerapkannya sejak tahun 2009 dan sampai sekarang masih terpelihara.  

Adapun  BUMD lain yang sudah menerapkan ZAMP yaitu PDAM Malang, PDAM Tirtanadi Medan, PDAM Kota Tangerang,  PDAM Kota Bogor, PDAM Buleleng, PDAM Intan Banjar dan PDAM Padang Panjang.

(sumber;industricoid/internet)