Kabupaten Lebak Kekeringan 739 Hektar Lahan Pertanian Kekurangan Air

Kekeringan melanda lahan pertanian di Kabupaten Lebak. Kondisi terparah kekeringan area persawahan terdapat di wilayah selatan seperti Wanasalam dan Malingping.

“Terkena kekeringan, seluas 739 hektar yang kekeringan. Seyogianya tidak terjadi karena berdasarkan informasi itu merupakan irigasi teknis, makanya kami akan berkirim surat ke Dinas Sumber Daya Air (SDA) provinsi terkait saluran yang ada,” ujar Kepala Dinas Pertanian (Distan) Lebak, Dede Supriatna, Selasa (18/6/19).

Dede mengaku, Distan telah mendistribusikan selang sepanjang lebih 200 meter dan pompa untuk mengatasi kekeringan di wilayah tersebut.

“Jadi ketika di lokasi itu ada sumber air permukaan akan terselamatkan. Sudah (musim tanam), sudah berumur 4-6 minggu setelah tanam,” ujarnya.

Namun Dede membantah saat ditanya mengenai informasi yang menyebut terdapat 100 hektar lahan di Maja mengalami kekeringan.

“Saya dapat informasi kemudian saya tugaskan kepala bidang dan sekretaris, ternyata di lokasi itu belum kekeringan tapi terancam. Memang pertumbuhannya kurang normal kurang air, tapi luasnya hanya 50 hektar,” terang Dede.

Pihaknya telah mengupayakan dengan memberdayakan petani agar pompa yang tersedia bisa digunakan.

“Ada pompanya tapi kelompok petani tidak berdaya menggunakannya. Kami sudah bantu, kemarin pompa sudah jalan dan petani siap menjalankan. Kami pantau terus lokasi-lokasi kekeringan yang terdapat sumber air permukaannya,” tandasnya.

(sumber;suaranusantara/internet)