PDAM TB Terus Optimalkan Pelayanan Kepada Pelanggan

Dalam usianya yang sudah 23 tahun, PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang telah membangun instalasi air bersihnya (SPAM) dipintu air 10,demi pelayanan Air Bersih kepada Masyarakat Kota Tangerang,dan terus berupaya meningkatkan kapasitasnya dari awal berdiri 50 liter/detik.

Hal tersebut disampaikan Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM TB Kota Tangerang Ichsan Sodikin pada saat menghadiri Rakernas 2018 dan Diklat Jurnalis Nasional Xpos, di Villa Pangrango, Bogor, Sabtu (12/5/18) malam.

Ichsan menerangkan, PDAM Tirta Benteng saat ini yang telah berusia 23 tahun sejak 12 oktober 1995 yang dahulu  kantornya di gedung windu karya yang saat ini menjadi gedung pramuka.

“Waktu itu zaman nya Walikota Pak Thamrin dan Sekdanya Pak Sujai, dibangunlah instalasi unit 2 dengan kapasitas 50/detik juga. Jadi bisa menambah jaringan ” ujarnya.

Lanjut ichsan, seiring waktu terus berjalan, bagaimana caranya PDAM Tirta Benteng ini mampu setidaknya memberikan akses air bersih terhadap masyarakat Kota Tangerang.

“Alhamdulillah ketika dibangun instalasi yang ke 3 waktu itu,kita mampu memberikan kontribusi air bersih yang lebih banyak lagi kepada masyarakat Kota Tangerang" pungkasnya.

Disebutkan ichsan,bahwa saat ini PDAM Tirta Benteng sudah mampu membangun dengan kapasitas berdasarkan perjanjian kerjasama amandemen ke1 dan ke 2 dengan pihak PT Moya sekitar 750 liter perdetik, jadi kalau diasumsikan kepada pelanggan hampir sekitar 70 ribu pelanggan sambungan yang ada di Kota Tangerang.

“Dan saat ini Bandara Sukarno Hatta suplay air bersihnya juga dari kita, ini yang harus kita perhatikan bersama karena Bandara Soeta itu Aset Negara yang sangat penting sehingga kita dalam mensuplay air bersih nya juga harus menekankan pada aspek kwalitas dan kwantitas yang baik dan benar” jelasnya.

Menurut ichsan,untuk tahun 2018 ini, target yang harus tercapai oleh PDAM TB mencapai 17 ribu calon pelanggan baru, untuk bisa mencapai target MDGs 60% di tahun 2019. Karena, PDAM yang sehat ditentukan oleh MDGs yang sudah di tentukan oleh pemerintah pusat,semuanya seperti di berbagai daerah dimanapun juga.

"Untuk mensosialisasikan semua target tersebut, PDAM Tirta Benteng selain menggunakan tehnik jemput Bola kepada calon pelanggan juga akan terus bersinergi dengan semua stake holder dan media massa, siapapun medianya apalagi lembaganya sudah jelas,walaupun PDAM TB membangun aplikasi 10 sampai 20 atau berapapun tanpa peran media, masyarakat tidak akan tahu. Makanya PDAM terus bersosialisasi dengan media-media online dan surat kabar, karena zamannya saat ini sudah berubah menjadi era digital,” tutup nya.

(hmspdamtb/nationalxpos)