Tampung Air Hujan Menjadi Air Bersih Pemkot Tangerang Ujicoba Ground Tank

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kota Tangerang akan mengatasi banjir melalui pemasangan ground tank di setiap daerah yang rawan banjir selama musim hujan.
 
Camat Neglasari Ubaidillah Ansar mengatakan saat ini seluruh kecamatan sedang melakukan pendataan dan verifikasi lapangan untuk menghitung kebutuhan ground tank sesuai kondisi genangan dan banjir di setiap wilayah.
 
"Proses kerja ground tank ini ada tiga titik. Pertama itu In-lite yaitu lubang-lubang serapan. Selanjutnya terhubung dengan paralon mengalir ke modular tank," kata Ubaidillah di Tangerang, Banten, Rabu,(10/7/2019)

Ubaidillah menjelaskan di Kecamatan Neglasari sudah tahap uji coba atau penghitungan waktu serapan air hujan hingga menjadi air bersih kembali di sumur injeksi. Menurut Ubaidillah modular tank berupa kotak hitam ukuran besar dengan ruang-ruang lubang yang dibalut dengan kain geotekstil.
 
"Di sinilah diprosesnya air hujan yang kotor menjadi air bersih. Penyaringan dengan kain putih khusus tersebut," ungkap Ubaidillah.
 
Setelah dari modular tank, air akan mengalir ke titik akhir sumur injeksi. Di titik itulah akan terjadinya penyerapan air bersih untuk kembali ke tanah. Namun, lanjut Ubaidillah jika terjadi genangan atau banjir dengan debit cukup tinggi, membuat sumur injeksi penuh.
 
"Ground tank yakni konsep penyerapan dan pengolahan genangan dan banjir untuk kembali ke tanah secara bersih. Dengan ini, kita menabung air untuk bumi," pungkas Ubaidillah.

(sumber:medcom.id/internet)